Beberapa Bangunan Peninggalan Belanda di Bondowoso yang Masih Bagus Sampai Sekarang

ASLIDOMINO – Bondowoso menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terkenal memiliki panorama indah, salah satunya Kawah Ijen. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Banyuwangi ini pun terkenal akan kopinya. Selain kekayaan alam, ternyata Bondowoso juga memiliki cagar budaya yang sayang untuk dilewatkan.

Bangunan peninggalan Belanja turut menambah kekayaan cagar budaya di Bondowoso. Beberapa di antaranya masih eksis dan menjadi destinasi wisata favorit masyarakat lokal hingga mancanegara.

BACA JUGA :

  1. Destinasi Taman Nasional Terbaik di Yunani yang Buat Mata Tak Berkedip
  2. Beberapa Kota di Swiss dengan Pemandangan yang Menakjubkan
  3. Beberapa Masjid di Prancis dengan Arsitektur Unik dan Menarik

Guest House Jampit

Guest House Jampit menjadi destinasi favorit untuk menikmati arsitektur khas Eropa yang berpadu dengan keindahan alam Indonesia. Terletak di Desa Jampit, Kecamatan Sempol yang terletak sekitar 75 km dari pusat Bondosowo. Cukup jauh dari hiruk pikuk perkotaan dengan suasana asri, gak heran kalau kerap menjadi tempat kumpul bareng teman, komunitas, maupun orang terdekat.

Bangunan yang dikelilingi perkebunan kopi dan menjadi bagian Agro Wisata Jampit ini memang tampak sederhana. Namun, interiornya unik dengan ciri khas Eropa, mulai ruangan hingga perapian. Sedangkan di halamannya, kamu bisa menikmati beragam bunga, apalagi jika sedang mekar.

Catimor Homestay

Catimor Homestay menjadi salah satu fasilitas penunjang bagi pengunjung yang ingin mengunjungi Kawah Ijen, Kawah Murung maupun Air Terjun Blawan. Bangunan peninggalan sejarah ini berdiri sejak tahun 1894 dan masih eksis hingga kini. Fasilitasnya pun lengkap. Selain kamar bernuansa vintage, ada pula kolam pemandian air panas di sumber air alami.

Kamu bakal disuguhi panorama yang memanjakan mata dengan suasana asri khas pegunungan. Selain itu, wisatawan pun bisa melihat proses pembuatan kopi di pabrik terdekat. Berlokasi di kawasan Perkebunan Kopi Blawan, Kecamatan Bondowoso.

Pabrik pengolahan kopi

Pabrik pengolah hasil perkebunan memang tidak terlepas dari peran Belanda pada masanya. Selain pabrik tebu yang umum, Bondowoso menjadi salah satu ‘rumah’ bagi pabrik pengolah kopi. Bahkan, pabrik yang dibangun tahun 1924 ini masih berfungsi sampai sekarang.

Ada dua pabrik besar pengolah kopi yang dibangun pada masa pemerintah kolonial Belanda, yakni Blawan dan Kalisat-Dampit. Pabrik tersebut menghasilkan kopi beras yang siap diekspor ke Eropa. Selain itu juga memberikan wisata edukasi bagi kalangan yang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *