Beberapa Masakan Khas Minang Berbahan Jeroan yang Nikmat

ASLIDOMINO – Jeroan merujuk pada bagian-bagian dalam pada tubuh hewan yang sudah dijagal. Lebih detailnya, bagian-bagian tersebut merupakan semua bagian selain tulang dan otot. Di beberapa negara, memang jeroan tak banyak dikreasikan menjadi makanan.

Namun, di Indonesia terdapat ragam masakan lokal yang berbahan baku jeroan, seperti dalam kuliner Minang. Di bawah ini adalah masakan Minang dengan aneka jeroan. Jangan remehkan tampilan atau bahannya dulu, ya, karena semua makanan di bawah ini dikenal lezat!

Gulai cancang

Gulai cancang termasuk sajian yang kerap dijumpai di rumah makan Padang. Gulai ini berbahan baku berupa campuran potongan kecil daging sapi, tetelan, hingga jeroan.

Cita rasa khas yang disuguhkan oleh gulai cancang sudah dapat ditebak dari warna kuahnya yang cenderung merah dan oranye. Pasalnya, gulai cancang memang bercita rasa pedas.

Randang paru

Rendang atau randang dalam bahasa Minang, sudah sangat terkenal di dalam negeri bahkan mancanegara. Rupanya, rendang tak hanya berbahan daging sapi, melainkan dapat pula diolah dari paru sapi.

Randang paru memiliki cita rasa pedas sebagaimana randang pada umumnya. Akan tetapi, teksturnya tentu berbeda. Randang paru memiliki tekstur yang lebih kenyal dibanding daging sapi.

Gulai banak

Dalam bahasa Minang, banak berarti otak. Oleh sebab itu, gulai ini disebut gulai banak karena memang menggunakan otak sebagai bahan bakunya. Tepatnya, otak sapi.

Tekstur otak sapi yang lembek namun juga padat tersebut diolah menjadi gulai dengan bumbu rempah yang pekat. Selain itu, gulai banak juga khas dengan penambahan daun mangkokan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *