Fakta Unik Telur Pitan yang Sudah Berumur Seribu Tahun

ASLIDOMINO – Telur Pitan atau century egg, adalah salah satu hidangan yang cukup populer di Tiongkok. Tidak hanya di Negeri Tirai Bambu sana, orang Thailand juga mengenal telur ini dengan sebutan ‘telur kencing kuda’. Disebut sedemikian karena telur tersebut memiliki bau sulfur dan amonia yang menyengat. Selain baunya yang aneh, penampilan century egg juga jauh beda dengan telur biasa, yakni berwarna hitam-kecokelatan.

BACA JUGA :

  1. Berbagai Sajian Menu Acar Segar Untuk Aneka Hidangan
  2. Rekomendasi Wisata Romasntis di Bandung yang Cocok Untuk Pasangan
  3. Hal Baik yang Bisa Didapat Jika Berani Bilang Tidak kepada Orang Lain

Banyak Julukan

Ada beragam cara untuk menyebut telur hitam yang satu ini, yakni  ‘telur seribu tahun’, ‘telur seratus tahun’, ataupun ‘telur kencing kuda’. Telur pitan juga sering dijuluki sebagai ‘telur bercorak pinus’ karena kamu bisa melihat corak salju yang mirip daun pohon pinus di permukaan telurnya.

Telur yang Diawetkan

Telur pitan ini adalah telur yang diawetkan. Kalau menurut kepercayaan masyarakat Tiongkok, dahulu, ada seorang petani dari provinsi Hunan yang menemukan sebutir telur yang terbenam dalam lumpur. Ternyata, akibat terendam lumpur, telur tersebut malah menjadi awet.

Lama Pengawetan

Disebut century egg karena banyak yang mengira kalau telurnya menjadi hitam-kecokelatan akibat diawetkan sampai 1000 tahun. Padahal, lama prosesnya mulai dari 10 hari, kalau cuacanya panas, sampai dengan 1 bulan, kalau cuacanya dingin. Biasanya, telur yang diawetkan adalah telur bebek. Akan tetapi, telur ayam juga bisa. Nantinya, cangkang telur bakal dilumuri dengan campuran lumpur, teh, garam, batu kapur, abu kayu, ataupun sekam padi. AGEN DOMINO DEPOSIT PULSA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *