Makanan Khas Peru yang Paling Populer dan Wajib Dicoba

ASLIDOMINO – Peru, negara yang terletak di Amerika Selatan ini dinobatkan sebagai World’s Leading Culinary Destination tidak hanya sekali dua kali. World Travel Awards menganugerahkan titel ini pada Peru delapan kali berturut-turut!

Tapi, karena terpisah lautan dan benua, kamu belum bisa berkunjung langsung ke Peru untuk menikmati makanannya. Tapi tenang saja, karena ternyata hidangan khas peru mudah dibuat. Meskipun cita rasanya sangat berbeda dengan masakan indonesia, bahannya mudah ditemukan di sekitar kita.

Ceviche

Ceviche adalah makanan khas peru yang paling terkenal. Bahan utamanya adalah ikan segar yang dimasak dengan perasan air lemon. Biasa disajikan dengan irisan bawang merah, aji atau cabe rawit khas Peru, dan garam. Bisa dibayangkan betapa unik perpaduan cita rasa asam, pedas, dan gurihnya.

Selain itu, dalam sepiring ceviche juga bisa ditemukan jagung khas peru yang disebut cochlo, dan potongan ubi jalar, membuat makanan ini punya rasa yang unik sekaligus sehat untuk disantap. Ceviche sendiri berasal dari bahasa quechua (bahasa asli Peru), yang berarti ikan segar.

Pollo a la brasa

Pollo a la brasa adalah ayam panggang khas peru. Hidangan ayam panggang banyak ditemukan di Indonesia, dengan berbagai variasi. Tapi pastinya ayam panggang khas Peru ini sangat berbeda.

Di Peru, pollo a la brasa sangat terkenal. Sebelum dipanggang, ayam direndam dahulu dengan campuran kecap asin, cabe merah, bawang putih, dan jintan. Ayam kemudian dipanggang hingga matang.

Hidangan ini biasanya disajikan dalam bentuk ayam utuh. Rasanya yang asin dan gurih, semakin lengkap karena didampingi saus pedas aji amarillo, Kentang goreng, dan salad.

Picarones

Makanan ini adalah salah satu jajanan kaki lima yang sangat populer, terutama di kota Lima dan Cusco. Jika di indonesia donat bisanya ditambah topping meses, coklat, atau selai, di Peru picarones ditetesi dengan madu yang dicampur kayu manis, perasa jeruk, dan bahan tambahan lainnya.

Dengan cita rasanya yang manis dipadu rasa asam, jajanan ini biasa disantap malam-malam atau sebagai dessert setelah makan hidangan nasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *